Ya, inilah bulan April, menjelang tanggal 21 April, Hari Kartinipun segera dimulai, semangat untuk kaum wanita.
Postingan saya kali ini diilhami oleh sebuah kisah hebat dari salah satu Media Massa yang pernah saya saksikan. Sungguh teramat hebat bagi saya.
Kala itu, saya tak berniat untuk membaca secarik koran, sama sekali, tapi sejenak saya membaca satu judul dan terbersit dalam benak untuk membaca sekelumit bagian dari kata-kata itu.
Dia bernama Kartini (Hanya bagian nama karena saya juga sedikit lupa), ketika itu, kala berumur 5 tahun, Kartini kecil merasa sangat bangga karena ia dapat memiliki nama yang sangat bermakna, utamanya ketika ia telah mendengar prosa Kartini dari ibundanya.
4 tahun sudah ia beranjak tumbuh, walau dari keluarga tak mampu tapi ia tetap bertekad kuat dalam menggapai cita-citanya. Tak lama kemudian, sang ibu meninggal dan kala itu pula Kartini kecil diasuh oleh pamannya.
Waktu sudah berlalu lalang, Kartini itu telah menginjak umur 12 tahun dan petaka itupun mulai terjadi. Ya sungguh biadab, pamannya sendiri tega merenggut kegadisannya, tragis memang, apakah ini cerminan manusia sekarang, kupikir sebagian banyak adalah ya.
Tak berselang lama, Kartini yang masih duduk di bangku sekolah itupun minggat dari desanya dan merantau hingga sampai kota Jakarta. Beragam profesi dijalaninya dengan modal Ijazah SD hingga ia berusia dewasa hingga akhir, dia terjebak dalam lubang nista, ya itu adalah PSK. Kala itu ia juga memiliki seorang anak dari tingkah bejat sang paman, dalam benak, Kartini sungguh galau tapi ia tetap bertekad supaya anaknya kelak dapat berdiri tegap melawan kehidupan dengan secercah harapan bahwa ia pasti dapat menjadi seorang Kartini bagi orang lain.
Ketika kita bagian golongan atas, hal yang sangat mahalpun kita anggap sebagai bulir air yang tak berharga tapi ketika kita menghadapi bencana, sungguh itulah yang membuat semua Indah. Ingat kawanku, kehidupan adalah roda tak berujung, jangan engkau sesumbar dengan apa yang kau punyai sekarang karena hidup ada kalanya diatas dan ada kalanya dibawah.
SATU KATA
SATU RASA
KARTINI, KAULAH CAHAYA MASA

lha kartini gak nutup aurat, gue gak dukung!
Semoga negara dan bangsa kita semakin memperhatikan hak-hak kaum perempuan!
Kalo Bendol neh…Pengennya di atas terus
hehe…..
Emang bisa milih?
Sip Bro…
Makasih pencerahannya…
Awalnya tak kira nyeritain kisah Kartini sungguhan…
Ternyata kisah yang tragis…..
Sekali hetrik…tetep Hetrik
hehe…
Merdeka….
Met Hari Kartini….
(masih lama ya?)
hehe….
prihatin juga baca ceritanya. Tapi semoga bisa menjadi yang terbaik buat tuh anak.
mudah-mudahan nasib perempuan indonesia tak seperti itu lagi.
bukan koran gosip kan Gung kekekek
duh,, ga tega bacanya gung,,
gak ada lagi penindasan, its a must
kadang kita lupa menghargai garis kehidupan yang kita punya
wah wah mendalam banget nih
humm… ikutan lomba ya? hahaha… kayaknya bakal seru nih lombanya..
hiduplah para kartini kartini di zaman sekarang
salam hangat selalu
salam persahabatan
Bangkitlah Kartini masa sekarang…
Semangat…
iya,,, semangat!!!!!!!!!
akhirnya apdeet juga……
hihihi.
semangat!!!
kacian ya…hiks, tapi hehe 21april udah dekat, pas!
semangat terussssssssssssssssssssssssssss
malam sahabat
main ke tempat blue yang ini yah
kezedot.wordpress.com
salam hangat
nyamar jadi cewek ah.. biar bisa ikut kontes kartinian… (gak penting banget) hehe
oy gung,,
apa kabar? hhehe,,
hehehehe
iya dong gw masih tetep eksis….
gw gitu…..
Menungu kartni baru di 2009
Sekarang emansipasi khan agaknya sudah berjalan lah itu berkat KARTINI……She is a Hero
siang sahabat
semangat dong yah
salam
waduh apik e rek blog e ??
ajarono po”o?
malam
kapan ya kartini hitam biar blue ada temannya hehehhe………..
salam hangat selalu
makasi buat kunjungan blognya, monggo mampir lagi yaaa hehe..
no comment gung. hihi..
RA Kartini semangatmu yg aku kagumkan….
malam sahabat
pa cabar>
semangat semangat
salam hangat dalam dua musimnya blue
malam sahabat
pa cabar?
salam hangat dalam persahabatan blue dan kezedot
Wah enk yow paman’e. .
Isok kawin karo kartini. Seng ayu. .
wah wah wah
kagum aku..
ahaqha
Kemarin ada perayaan hari kartini bukanya pake pakian adat mlah pake pakaian gaul. Kata mereka yang penting perempuannya, bukan pakaiannya. Tapi aku g setuju!!!
Namun sayang saat ini banyak dari wanita yang salah mengartikan arti emansipasi dan kebangkitan wanita…..
hueheuehehehe…
semua laki2 fokus banget ya ngebahas kartini
jadi inget kartono yang jadi dokter..
Nongol lagi…setelah 2 minggu hilang dari peredaran hehehe
Apik gung, m0ga-m0ga menang gunk..
0j0k lali coment blik k pnyaku n fero
Met hari kartini
Wew. .
Jrene bettel. .
Wedi tha koen. .
semangat semangat ya sahabat
slam hangat dalam dimensinya blue
assalamualaikum wr. wb.
bknx berlian yg putih, intan yg mahal??
judulnya mantap benerr…
bknx berlian yg putih, intan yg mahal?????
hehehe, udah balik lagi neh dari UNAS…
gung blogmu lumayan,,,,,,,,,,,,,,
lumayan mbulet maksude………..
REPLY>
moga emansipasinya gak kebablasen… sampe nitipin anak ama pembantu
woy…
aku pisan melok lho…
siap..siap kalah koen karo aku cung
cak………blog mu uuuuuuuuapikk bged lmayan….
py jok slengekan……
Gung gmn evaluasinya untuk acara kartinian kemaren sudah siiip ta gung????